Rabu, 12 Januari 2011

INSTALASI WINDOWS 98

2.1 Persiapan Instalasi MS Windows 98
1. Persyaratan Hardware
Untuk menjalankan Windows 98, anda harus sudah menginstall program Windows 98 ke dalam Harad Disk anda. Agar bisa menjalankan atau meng Install Windows 98 , ada beberapa persyaratan sisem minimal yang harus dituruti.
Syarat minimalnya adalah :
*Sistem komputer berbasis minimal 80486DX, dianjurkan lebih baik Pentium
*Memory RAM minimal 16 MB, dianjurkan 32 MB
*Ruang Hard Disk yang ada 170 MB atau lebih
*Monitor VGA atau disarankan Super VGA
*Mouse
*Keyboard
*Disk Drive 3.5” minimal satu, dan
*CD ROM sebagai sumber Installasi. Karena Windows 98atau berbentuk tersimpan di dalam CD program.
Tapi untuk dapat memanfaatkan Windows 98 secara maksimal dan optimal, sebaiknya anda memiliki sistem komputer dengan spesifikasi yang standard.
Spesifikasinya adalah sebagai berikut :
*Sistem komputer berbasis Pentium 166 atau lebih
*Ruang hard disk 1.2 GB atau lebih
*Memory RAM 32 MB atau lebih
*VGA Card yang dapat menampikkan satu juta warna atau lebih
*Mouse
*Keyboard
*Satu Disk Drive 3.5”
*Sound Card yang kompetibel dengan Creative
*Card TV untuk menjalankan Web TV
*Modem untuk menjalankan Internet
*CD ROM untuk proses installasi
*Printer untuk mencetak data
*Sound untuk mengeluarkan musik atau suara
.


2. Media yang digunakan untuk instlasi Windows 98
Untuk melaksanakan instalasi System operasi Windows, tentu dibutuhkan master program windows. Master program yang akan digunakan dapat tersimpan dalam CD, Hard DISK, atau server (internet atau ftp).
Booting melalui disket DOS
Instalasi system operasi windows dapat dilakukan melalui MS DOS, maupun dari sistem operasi lain jika sudah ada (misalnya melalui windows sebelumnya, jika tujuan instalasi untuk meng-up grade system operasi windows ke sistem yang lebih tinggi).
Setup melalui DOS, adalah cara instalasi yang paling handal dibandingkan dengan lainnya. Setup melalui MS DOS dilakukan jika hard disk yang dimiliki bersih (baru saja di format, belum ada sistem operasinya).

Phoenix - Award BIOS CMOS Setup Utility
Standar CMOS Features
Pheripheral Setup
Advanced CMOS Features
CPU PnP Setup
Advanced Chipset Features
Change Supervisior Password
Power Management Setup
Auto-Detect Hard Disk
PCI / Plug and Play Setup
Save Setting and Exit
Load Optional Settings
Exit Without Setting
Load Best Performance Settings

ESC: Quit ­¯¬®: Select Item (Shift)F2: Change Color F5: Old Value
F6:Optional Value F7:Best Performance value F10:Save&Exit
Standard CMOS Setup for chnanging time, date, hard disk type, etc
Gambar . Setup BIOS


Untuk melakukan set up melalui DOS tentu harus booting melalui DOS. Untuk BOOTING DOS dapat digunakan CD bootable atau disket start up. Jika dikehendaki booting melalui disket, dapat diikuti langkah-langkah berikut:
- Restart / reboot komputer anda
- Saat komputer melakukan booting tekan dan tahan tombol DEL, hal ni akan membawa ke menu SET UP BIOS C-MOS seperti pada Gambar 5.
- Selanjutnya pilih Advance BIOS
- Jadikan floppy disk sebagai first booting system. Hal ini dapat dilihat pada Gambar di bawah. 

Phoenix - Award BIOS CMOS Setup Utility
Advanced CMOS Features
1st Boot Device
Floppy
D000, 16 K Shadow
Disabled
2nd Boot Device
IDE-0
D400, 16 K Shadow
Disabled
3rd Boot Device
CD-Rom
D800, 16 K Shadow
Disabled
4th Boot Device
Disabled
DC00, 16 K Shadow
Disabled
Try Other Boot Device
Yes


SMART for HARD Disk
Disabled


Quick Boot
Enabled


Boot Up Num lock
On


Floppy Drive Swap
Disabled


Floppy Drive Seek
Disabled


PS/2 Mouse Support
Enabled


Primary Display
VGA/EGA


Password Check
Setup


Internal Chache
Enabled


External Chache
Enab;led
ESC : Quit
­¯¬®: Select Item
C000, 16 K Shadow
Chache
F1 : Help
PU/PD/+/-:Modify
C400, 16 K Shadow
Chache
F5 : Old Value
(Shift)F2: Change Color
C800, 16 K Shadow
Disabled
F6 : Load BIOS DEfault

CC00, 16 K Shadow
Disabled
F7 : Load SETUP DEfault

Gambar . Advanced CMOS Features/Setup

- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS
- Masukkan disket yang berisi DOS/start up ke dalam floppy disk
Selanjutnya komputer akan melakukan booting lagi, dan kali ini dari disket DOS yuang ada di floppy disk, sehingga i akan muncul command promt.
Selain dari disket dapat juga dilakukan booting melalui CD yang “bootable”. Untuk booting melalui CD langkahnya hampir sama ketika booting menggunakan disket, hanya saja pada waktu Setup BIOS maka CD-ROM dijadikan sebagai first booting. Secara lengkap:
- Restart / reboot komputer anda
- Saat komputer melakukan booting tekan tombol DEL. Hal ini akan membawa terbukanya menu SET UP BIOS C-MOS
- Pilih Advance BIOS
- Jadikan CD-ROM sebagai first booting system
- Simpan dan keluar dari Set Up BIOS
- Masukkan CD bootable ke dalam CD-Rom
Komputer akan melakuakn booting lagi melalui CD dan akan muncul l Command (DOS) prompt di layar anda.
Jika kita sudah mempunyai OS WIN 95 dan ingin meng up grade menjadi win 98, dapat dilakukan booting DOS dengan cara cepat. Restart/reboot komputer anda, hold (tekan dan tahan) tombol F8 ketika komputer sedang melakukan booting. Ini akan meuju pada menu pilihan booting lewat mana. Pilih menu “Command Prompt Only” yang akan membawa kita start dengan DOS prompt.
Begitu pula jika sudah mempunyai win 98 dan ingin menginstal ulang/menambah dengan cara yang sama, maka pada saat komputer booting tekan tombol CTRL, ini akan membawa pada menu pilihan booting. Pilih menu “Command Prompt Only” yang akan membawa start dengan DOS prompt.
Setelah booting dari DOS dan muncul command prompt, kita harus dapat mengakses CD-ROM/Hard Disk yang merupakan source/master system operasi windows yang akan diinstal. Selanjutnya instalasi dapat dimulai.

3. Memulai Instalasi
Instalasi sistem operasi berbasis GUI dapat dilakukan dari command prompt DOS, maupun dari sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya dari windows 95 dan akan di-upgrade ke windows 98. Pada prinsipnya kedua cara ini hampir sama.
Jika dilaksanakan melalui DOS tentu harus booting dulu melalui DOS. Setelah muncul DOS prompt, pindah ke diskdrive dimana source/master sistem operasi yang akan di install berada. Selanjutnya ketik SETUP dan tekan enter, proses instalasi akan dimulai.
Demikian juga jika melalui sistem operasi lainnya. Cari SETUP.EXE pada source/master sistem operasi yang akan diinstal, lalu jalankan.
Setelah Setup dijalankan, installer secara otomatis akan melakukan scan hard disk. Scandisk yang berjalan ketika proses setup/instal hanya berfungsi untuk mengecek terjadinya kesalahan, tidak memperbaiki ketika ada problem pada hard disk. Untuk memberbaiki jika ada problem, maka harus keluar dari setup windows dan menjalankan Scandisk dari DOS atau sistem operasi lain yang sudah ada. Misalnya jika setup windows 98 dilakukan dari MS-DOS, lalu muncul pesan bahwa ada problem pada hard disk, maka langkahnya:
- Keluar dari setup windows
- Jalankan scandisk, bisa dari:
o disket start up (ketik a: scandisk.exe/all),
o CD (ketik d:\win98\scandisk.exe/all)
o Hard disk (ketik c:\win98\scandisk.exe/all)
- Lalu ikuti instruksi yang muncul pada layar monitor untuk memperbaiki masalah yang ada.
- Jalankan kembali instalasi (setup) windows.
Dalam proses setup/instalasi ada lima proses utama yang akan dikerjakan, yaitu:
- Persiapan setup “Preparing to windows 98 installation”
Salah satu persiapan adalah peringatan “warning” agar seluruh program (selain setup) yang sedang berjalan ditutup / di non aktifkan. Termasuk program anti virus realtime. 

Terdapat 5 tahapan dalam proses Instalasi Windows 98, antara lain :
  • Preparing to run Windows 98 Setup – melakukan pemeriksaan pada hardware dan software yang telah terinstal.
  • Collecting information about your computer – bekerja melalui Windows 98 Setup Wizard untuk mendapatkan informasi syarat-syarat yang diperlukan, guna menginstal Windows 98 ke dalam komputer.
  • Copying Windows 98 files to your computer – Setelah mengumpulkan informasi melalui Windows 98 Setup Wizard, setup akan mengcopy file-file yang diperlukan ke folder-folder yang sesuai pada harddisk, kemudian
  • Restart your computer - Komputer akan mereset sistemnya secara otomatis.
  • Setting up hardware and finalising settings – Setup akan mendeteksi hardware pada komputer, mengkonfigurasi software settings dan mendelete file sementara yang sudah tidak terpakai.
Pada GUI (Graphical User Interface) tiap tahapan dari setup, akan terlihat timer pada pojok kiri layar, waktu ini tidak akurat tetapi akan memberikan indikasi seberapa besar sisa waktu yang diperlukan pada tiap tahap instalasi.

Untuk memulai proses Instalasi
Boot ke DOS menggunakan Windows 98 Emergency Boot Disk.
Kemudian :
Jika instalasi menggunakan CD-ROM, pada DOS prompt (A:\>) ganti ke drive CD-ROM berada.
Note: Pada computer CD-ROM biasanya ditandai dengan D: atau E: untuk pindah ke drive tersebut gunakan perintgah DOS.
D: atau E:
Kemudian tekan enter atau
Jika file windowsnya sudah di copy ke dalam harddisk. Kita asumsikan bahwa filenya berada di C:
Kemudian tekan enter
Pindah ke direktori Windows 98 Setup, dengan menggunakan perintah :
CD \WIN98
Kemudian tekan enter
Jalankan prosedur setup dengban mengetik perintah :
SETUP
Then press Enter 

Preparing to run Setup
Setup akan menampilkan informasi berikut :
Please wait while setup initializes.
Setup is now you’re going to perform a routine check on your system.
Untuk melanjutkan, tekan ENTER. Untuk keluar dari setup , tekan ESC.
Tekan Enter
Setup akan melakukan scandisk, dimana akan memeriksa semua hard drives pada system. Setelah scandisk selesai, kita dapat melihat lhasilnya (log), atau exit untuk melanjutkan prosedur setup.
Kemudian Setup akan menscan system registry dan mencopy beberapa file yang diperlukan ke hardisk pada sebuah temporary folder.
Windows 98 Setup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar